Site icon Suplemind Indonesia

Kick-off Capstone Tourism Digital Project Ilmu Komunikasi Diselenggarakan di Melek Huruf Candirejo

BOROBUDUR — Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang resmi menggelar Kick-off Capstone Tourism Digital Project 2026 pada Sabtu (10/10/2026) di Melek Huruf, Dusun Pucungan, Desa Candirejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini digelar khusus bagi para mahasiswa semester 5 sebagai dimulainya proyek tugas akhir berbasis pengabdian, yang berfokus pada pengembangan desa wisata berbasis komunikasi digital, pemberdayaan masyarakat pedesaan (rural tourism empowerment), serta pengelolaan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Pemilihan Melek Huruf sebagai lokasi peluncuran didasari atas pertimbangan sebagai salah satu percontohan (benchmarking) destinasi literasi berbasis masyarakat. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Lintang Muliawanti, S.I.Kom., M.A. menyampaikan bahwa Melek Huruf merupakan contoh menarik tentang hadirnya ruang literasi sebagai entitas baru di tengah kawasan wisata Candirejo yang sudah mapan. Kolaborasi ini diharapkan dapat dipelajari dan diimplementasikan oleh mahasiswa semester 5 di desa-desa proyek mereka di wilayah Magelang dan sekitarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Nina Hidayat selaku owner dan pendiri Melek Huruf membagikan pengalamannya mendirikan ruang bersama ini bersama sang suami, Cristian, sejak pindah ke Borobudur pada tahun 2023. Nina memaparkan bagaimana Melek Huruf menghadirkan taman baca publik dengan strategi komunikasi pariwisata, seperti pemanfaatan event, branding, storytelling, serta penggunaan media digital. Nina juga menjelaskan model bisnis non-profit yang diterapkan, di mana operasional taman baca disokong mandiri oleh unit usaha seperti warung, akomodasi penginapan, dan space hair, serta inovasi program anak muda seperti klub buku “Sebuku Sehati”.

Sementara itu, Siti Makrifaktul Arifah selaku Sekretaris Koperasi Desa Wisata Candirejo memberikan sudut pandang dari sisi pengelolaan dan pemberdayaan desa wisata. Arifah menceritakan perjalanannya dari pemandu lokal pada tahun 2014 hingga dipercaya mengemban amanat anggota untuk mengurus koperasi sejak 2019. Ia menyambut baik kolaborasi antara pihak akademisi, pelaku literasi, dan pengelola desa wisata dalam memperkuat ekosistem pariwisata lokal. Sinergi ini diharapkan dapat melatih mahasiswa semester 5 untuk merumuskan strategi komunikasi digital yang berdampak nyata bagi keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat pedesaan.

Exit mobile version