Site icon Suplemind Indonesia

Lebih Berat dari Memindah Gunung, Inilah Cara Al-Qur’an Dijaga Sampai ke Tangan Kita

Pernahkah kita berpikir, bagaimana Al-Qur’an bisa sampai kepada kita dalam keadaan utuh setelah 14 abad?

Dalam Kajian Tafsir Al-Qur’an bersama Pak Nurul Huda, Majlis Tabligh PCM Borobudur, terungkap satu fakta yang mengejutkan. Zaid bin Tsabit, sahabat yang ditunjuk Abu Bakar untuk mengumpulkan Al-Qur’an, mengaku lebih memilih memindah gunung daripada memikul amanah ijma’ul Qur’an. Sebab resikonya bukan hanya dunia, tetapi akhirat.

Al-Qur’an tidak dikumpulkan sembarangan. Ia dijaga melalui hafalan dan catatan. Setiap ayat harus memiliki bukti tulisan yang ditulis langsung di hadapan Nabi Muhammad SAW, dan disaksikan oleh dua orang saksi. Inilah ilmu sanad yang membuat Al-Qur’an valid dan komplit.

Allah pun telah berjanji dalam QS. Al-Qamar ayat 17, bahwa Al-Qur’an telah dimudahkan untuk dihafal dan diambil pelajarannya.

Syaratnya hanya satu: sungguh-sungguh dan ikhlas.

Kini pertanyaannya, sudahkah kita mengambil pelajaran itu?

Exit mobile version