Setalah mengalami penurunan saham yang signifikan berada di Rp. 125 per saham pada Agustus 2023. Nilai saham di NET TV anjlok sekitar 84,9% yang berdampak negative dan mengarah ke kebangkrutan. Hingga akhirnya kini NET TV mengalami akusisi! Yuk kita simak bersama!
NET TV sempat diterpa isu bangkrut hingga mengharuskan melakukan PHK secara besar-besaran kepada karyawannya. Tak hanya isu bangkrut, bahkan NET TV diduga akan menutup stasiun televisinya. Walaupun banyak orang menyayangkan apabila stasiun televisi ini tutup, karena banyak acara yang dinilai menarik seperti, Tonight Show. Ini sempat menjadi pembicaraan warganet di sosial media yang kaget dan cukup menyayangkan berita ini.
Disisi lain pihak NET TV tidak memberikan pernyataan terkait isu kebangkrutannya, namun pada September 2023 pihaknya mengumumkan bahwa melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK kepada 30% karyawannya. PHK dilakukan berdasarkan kebijakan dari pemerintah yang mewajibkan perpindahan siaran TV analog ke TV digital. Kebijakan ini berpengaruh pada kebutuhan sumber daya manusia atau pekerja terkait serta melakukan efisiensi pada lini kerja tertentu. Hal ini dilakukan dengan maksud efisiensi jumlah pekerja pada lini kerja, dan pihak manajemen telah menawarkan karyawannya untuk melakukan resign dengan benefit yang layak sebelum pemutusan PHK.
Kemudian pada Oktober 2024, warga net dikejutkan dengan berita bahwa pihak MD Entertaiment telah melakukan akusisi pada PT Net Visi Media Tbk atau NETV. Transaksi akusisi ditargetkan selesai selambat-lambatnya pada 31 Oktober 2024. Hal ini dilakukan dengan menggabungkan saham dengan rasio 2 banding 1, yang bertujuan meningkatkan nilai nominal saham NET TV. Dana sebesar Rp. 1,26 triliun akan didapatkan pihak NET TV.
Diperkuat dengan pernyataan Shinta Trisnawati Sutrisno sebagai Sekretaris Perusahaan NET TV, empat anggota direksi dan tiga dewan komisaris perusahaan telah menyerahkan surat pengunduran diri. Beliau tidak menjelaskan alasan dari mundurnya jajaran direksi, namun dengan kemunduran jajaran direksi tersebut tidak akan mengganggu operasional perusahaan. Pihaknya tetap berpedoman dengan perundang-undangan yang berlaku, dengan meminta persetujuan para pemegang saham atas kemunduran jajaran dewan direksi dan komisaris.
Pihak MD Entertaiment milik Manoj Punjabi membeli saham seri baru NET TV sebesar 25,22 miliar, dengan harga Rp. 50 per saham. Dengan total nilai dari rencana akusisi sebesar Rp. 1,65 triliun atau setara 80,05% modal yang ditetapkan atau diambilbagian atau dibeli oleh perseroan. Melalui transaksi tersebut akan memberikan akses kapabilitas produksi perseroan yang akan membuat pihak NET TV lebih kompetitif dan memberikan keuntungan pada kedua belah pihak, yaitu NET TV dan perseroan.

