Site icon Suplemind Indonesia

Keberlangsungan Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar pada Lajunya Teknologi Informasi dan Komunikasi

Foto desa adat Ciptagelar yang identitik dengan budaya namun mengkolaborasikan teknologi ditengah kehidupan adatnya oleh ayojalanjalan

Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar terletak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kehidupan masyarakat di desa ini sangat lekat dengan peninggalan budaya nenek moyang, seperti budidaya padi sebagai sendi kehidupan adat yang berdasarkan kalender siklus padi. Menurut masyarakat ‘leuit’ atau tempat penyimpanan padi tidak hanya sebatas tempat saja, namun symbol penghormatan pada Dewi Nyi Pohaci Sanghyang dalam bentuk padi.

Masyarakat di desa adat kerap diidentikkan dengan menjauhkan diri pada teknologi dan kebudayaan luar. Alasannya adalah untuk menjaga kelestarian warisan budaya nenek moyang yang ada sejak jaman dulu. Sedikit berbeda dengan desa adat Ciptagelar yang melestarikan warisan budaya mereka, tetapi juga memanfaatkan teknologi. Faktanya, masyarakat di desa adat Ciptagelar memperkuat budayanya melalui pemanfaatan teknologi dan berkomunikasi dengan masyarakat luar.

Saluran televisi bernama “CIGA TV” dan saluran radio bernama “Radio Swara Ciptagelar” dimiliki dan dikelola oleh masyarakat di desa adat ini. CIGA TV digunakan untuk menayangkan keseharian masyarakat, sedangkan saluran radio berisi berita atau lagu-lagu tradisional. Saluran ini dapat digunakan dalam berkomunikasi dan dinikmati oleh masyarat, yang mana masyarakat dapat memanfaatkan teknologi dan tidak tertinggal perkembangan teknologi.

Tidak hanya sebagai pemenuhan kebutuhan komunikasi dan penyebaran informasi, pengembangan jaringan internet local dilakukan guna mendukung proses pengakuan dan penetapan wilayah adat. Tujuannya agar adat dan tradisi budaya masyarakat desa adat Ciptagelar tetap terjaga dan Lestari. Terdapat perencanaan lain melalui pemanfaatan teknologi yaitu menumbuhkan gagasan dan minat warga dalam pemanfaatan internet. Hal ini mendukung proses produksi dan distribusi pengetahuan local yang mendorong pembelajaran dan pengetahuan yang lebih luas.

Diharapkan melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi membuka peluang produksi dan penyebaran pengetahuan mengenai masalah-masalah yang berhubungan dengan kemandirian pangan, perubahan iklim, serta agenda pembangunan yang berkelanjutan. Walaupun begitu masyarakat desa adat Ciptagelar tetap menjaga filosofis hidup yang turun temurun, melalui cara pandang kehidupan manusia dengan alam seperti menjaga hutan, ketahanan pangan, dan pemikiran untuk selalu menghormati orang tua. Artinya masyarakat desa adat Ciptagelar mengikuti perkembangan zaman, namun tetap memegang erat adat dan tradisi yang dititipkan oleh leluhur.

Sumber: Keren! Desa Adat Kasepuhan Ciptagelar Memanfaatkan Teknologi dalam Melestarikan Budaya www.masterplandesa.com

Pemanfaatan Jaringan Internet Oleh Warga Kasepuhan Ciptagelar www.commonroom.info

Belajar dari Desa Ciptagelar di Sukabumi, Memadukan Tradisi dan Teknologi www.detik.com

Exit mobile version