Fenomena

Magelang jadi Kota Terkecil di Indonesia

Foto Kota Magelang yang jadi salah satu kota terkecil di Indonesia oleh Suara Merdeka Kedu

Apakah kamu tau Kota Magelang adalah salah satu kota terkecil di Indonesia? Kota Magelang menjadi kota terkecil berdasarkan luasnya berukuran kecil dibandingkan dengan kota-kota lainnya. Yuk kita simak bersama!

Kota terkecil di Jawa Tengah sekaligus di Indonesia adalah Kota Magelang yang masuk kedalam urutan nomer 2. Kota Magelang hanya memiliki luas 18,54 km persegi, atau sekitar 0,06% dari luas Provinsi Jawa Tengah. Berdasarkan data di tahun 2018 jumlah penduduk Kota Magelang sebanyak 121.872 berarti dalam 1 km persegi dihuni oleh penduduk sebanyak 6.575 orang. Wilayah Kota Magelang terbagi ke dalam tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Magelang Tengah, Kecamatan Magelang Selatan, dan Kecamatan Magelang Utara.

Posisi Kota Magelang dianggap strategis sebagai jalur utama antar provinsi yang menghubungkan Kota semarang sebagai Ibukota Provinsi Jawa Tengah dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Tak hanya itu, Kota Magelang juga kental dengan sejarah dan mitos yang melekat. Seperti Kampung Meteseh yang diyakini sebagai tempat upacara penetapan Sima atau Perdikan, pada tahun 1818 dipilih sebagai Ibukota Karisedenan Kedu, tempat pendidikan militer pertama di Indonesia, hingga dipercaya sebagai paku tanah jawa di Gunung Tidar.

Faktanya Kota Magelang adalah kota tertua kedua di Indonesia, yang berdiri sejak 11 April 907 Masehi. Kini Kota Magelang sudah berusia 1.118 tahun di tahun 2024 ini, maka tak kaget bila kota Magelang sangat erat dengan sejarahnya. Kampung Meteseh sebagai sebuah desa perdikan Mantyasih, karena saat itu letaknya dinilai strategis dijadikan sebagai lalu lintas perekonomian pada zaman Belanda oleh pemerintahan Belanda. Hingga pada tahun 1818, Kota Magelang dijadikan ibu kota kabupaten Kedu yang terdapat beberapa daerah yang termasuk dalam satu batas administrative yang sering dikenal dengan kendaraan berplat AA. Beberapa daerah tersebut yaitu Magelang, Temanggung, Purworejo, Wonosobo, Kebumen.

Julukan Kota Magelang yang kerap disandarkan karena keindahan alam dan kekayaan budaya yang dimiliki adalah “Kota Sejuta Bunga”. Pada masa colonial, Kota Magelang dikenal dengan Tuin Van Java atau taman jawa karena kota yang hijau dan memiliki banyak tanaman. Sejalan dengan itu pemerintah berupaya menjalankan program untuk mempercantik kota dan meningkatkan kualitas hidup, yaitu melalui penanaman berbagai jenis bunga di sudut kota agar menjadi indah dan asri.

Disisi lain Kota Magelang juga sering disebut sebagai “Kota Getuk” yang merupakan salah satu makanan khas yang terkenal dan identic dengan Kota Magelang. Berawal pada masa penjajahan Jepang, masyarakat di Kota Magelang kesulitan mendapatkan bahan makanan dan kemudian mengolah singkong sebagai bahan alternatif. Saat ini getuk sangat popular menjadi oleh-oleh para wisatawan yang datang ke Kota Magelang. Tak kaget jika getuk banyak dinikmati karena cita rasa yang unik dan berbeda dari daerah lainnya, bertekstur lembut, manis yang pas, dan varian rasa yang digemari.

Related posts
BusinessFenomena

Bajaj Maxride Jogja, Dari Primadona Sosial Media Hingga Badai Regulasi Pemkot!

Bajaj Maxride di Jogja tengah menjadi tren hangat di media sosial sepanjang tahun 2025. Banyak warga…
Read more
FenomenaLifestylePop Culture

Ketika Lari Jadi Tren: FOMO dalam Pelari Culture

Budaya lari kini tumbuh pesat di berbagai daerah. Komunitas bermunculan, event lari makin sering…
Read more
BusinessFenomenaNews

Drama Besar di DC Berbah: Ratusan Ribu Paket Nyangkut, Konsumen Mengeluh Kerugian dan Kekecewaan Meluas!

Keterlambatan pengiriman paket di Distribution Center (DC) Berbah, Sleman yang terjadi pada bulan…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Daftarkan diri anda untuk menjadi member dan dapatkan pemberitahuan saat ada informasi terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *