LifestylePop Culture

Menikmati Gurih dan Manisnya Sop Senerek Bu Atmo sebagai Kuliner Khas Magelang Sejak 1960-an

Foto makanan khas Magelang yaitu Sop Senerek Bu Atmo

Sop Senerek merupakan salah satu makanan khas dari Magelang, yang membedakan sop senerek satu ini dengan lainnya yaitu pada cita rasanya yang cenderung gurih dan manis. Aroma kaldu yang bercampur rempah seakan menjadi candu bagi para pembelinya yang rela terus kembali menyicipinya. Tentunya cita rasa ini lah yang menadi daya pikat bagi sebuah deretan kios di kompleks kuliner Jendralan Magelang.

Sop Senerek Bu Atmo menjadi makanan legenda yang wajib kita nikmati saat ada di Magelang. Walaupun peminatnya sangat ramai, uniknya warung makan ini tidak membuka cabang sama sekali. Warung makan ini terletak di Jalan Pangeran Mangkubumi No 3 cacaban, Kota Magelang. Bu Atmo pemilik pertama warung sop senerek ini mendirikannya pada tahun 1960-an. Awalnya Bu Atmo menjajakan Sop Senerek di Kantin bank BRI yang berada di Jalan Veteren, lalu bergeser ke lokasi yang sekarang. Kini setelah hampir 65 tahun berdirinya, Bu Atmo tetap mempertahankan cita rasa dan bumbu yang diraciknya sendiri, sehingga kuliner ini tidak ditinggalkan para penikmatnya. 

Bahan utamanya yaitu kuah kaldu, kacang merah, bayam, wortel, dan daging sapi ataupun babat atau ayam yang dapat kita pilih sendiri. Seperti yang diungkapkan oleh Widiyanti sebagai pekerja Sop Senerek Bu Atmo bahwa keistimewaannya terletak pada kaldu yang dibuat sendiri. Meskipun kini Bu Atmo telah wafat, namun warung makan ini tetap mempertahankan cita rasa dan kekhasannya yang diteruskan oleh para keponakan dan karyawannya. Sop Senerek Bu Atmo buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00 WIB.

Harga yang kita keluarkan untuk semangkok sop senerek sangat lah terjangkau, yaitu antara Rp 19 ribu hingga Rp 25 ribu yang tergantung pada pilihan lauk. Tak hanya sop senerek, warung makan ini juga menjual makanan lainnya seperti brongkos, nasi rames, mangut, dan pecel. Dalam produksi tiap harinya menghabiskan kurang lebih 6 sampai 7kilogram kacang merah dan 12kilogram wortel. Tak mengherankan jika saking terkenalnya Sop Senerek Bu Atmo didatangi oleh Ganjar Pranowo, almarhum Bondan Winarno, dan creator juga artis lainnya.

Jika dilihat dalam sejarahnya, kuliner satu ini telah berkembang sejak Indonesia dalam jajahan Kolonial Belanda. Kemudian kuliner ini mengalami akulturasu dari nama ‘snert soup’ menjadi sop senerek. Snert soup adalah makanan Belanda yang biasanya disajikan saat musim dingin, berbahan dasar kacang polong yang berbeda dengan di Magelang berbahan dasar kacang merah. Perbedaan kedua adalah snert soup biasanya dihidangkan bersama dengan roti, sebaliknya di Magelang dihidangkan dengan nasi. Meskipun begitu, kacang merah menjadi alternatif pilihan sebab kacang jenis tersebut dapat tumbuh di Jawa. Kata snert ini lah yang diadaptasi oleh lidah masyarakat Jawa menjadi sebutan ‘senerek’.

Sumber: Mencicipi Gurihnya Sop Senerek Bu Atmo, Kuliner Khas Magelang www.detik.com

Mencicip Sop Senerek Bu Atmo, Kuliner Khas Magelang yang Usianya Separuh Abad www.tempo.com

Sop Senerek; Kuliner Belanda yang Masih Eksis di Magelang www.uwitan.id

Related posts
LifestyleSabda Warga

Supermoon 2025: Event Astronomi yang Bikin Jakarta Berseri di Langit Malam

“Piknik Malam Bersama Supermoon” di Planetarium dan Observatorium Jakarta baru saja…
Read more
FeatureLifestylePop Culture

Bukan Cuma Ikut Tren! Trik Ampuh Gen Z Pilih Makeup & Skincare yang Beneran Oke

Buat kamu para Gen Z! Tren skincare dan makeup emang lagi hype banget, tapi jangan hanya asal…
Read more
FenomenaLifestylePop Culture

Ketika Lari Jadi Tren: FOMO dalam Pelari Culture

Budaya lari kini tumbuh pesat di berbagai daerah. Komunitas bermunculan, event lari makin sering…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Daftarkan diri anda untuk menjadi member dan dapatkan pemberitahuan saat ada informasi terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *