Kematian adalah takdir pasti setiap manusia. Di balik peristiwa duka tersebut, Islam mengajarkan adab dan kepedulian yang memiliki keutamaan luar biasa. Hal ini disampaikan oleh Ustadz Subardo dalam pengajian Minggu pagi (18/10/2026) di Masjid Al Huda, Salaman, Magelang.
Berikut adalah beberapa poin penting dari pesan beliau:
1. Pahala Melayat Setara Gunung Uhud
Bertakziah dan menyalatkan jenazah memiliki ganjaran yang sangat besar, yaitu pahala sebesar satu qirath. Ukuran satu qirath ini setara dengan besarnya Gunung Uhud, gunung tertinggi di Madinah.
2. Boleh Menyalatkan di Atas Makam
Jika terlambat dan jenazah sudah dimakamkan, kita masih diperbolehkan untuk menyalatkan jenazah secara langsung di atas kuburnya.
3. Segerakan Pemakaman
Proses pengurusan hingga pemakaman jenazah hendaknya disegerakan tanpa ditunda-tunda sebagai bentuk penghormatan terbaik.
4. Menangis Boleh, Meratap Jangan
Bersedih dan menangis adalah hal yang manusiawi. Namun, hindari meratap atau berteriak histeris seperti kebiasaan pada zaman Jahiliyah.
5. Rasa Sakit Sakaratul Maut
Berat atau sakitnya proses sakaratul maut seseorang tidak menentukan apakah ia meninggal secara khusnul khotimah atau tidak. Rasa sakit tersebut adalah takdir dan rahasia Allah SWT yang memiliki hikmah tersendiri.
Semoga pesan ini menjadi pengingat bagi kita untuk terus memperbaiki diri dan saling menguatkan dalam kebaikan.

