Site icon Suplemind Indonesia

KKN: Lebih dari Sekadar Program, Tetapi Tanggung Jawab Moral dan Sosial

Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, program ini bertujuan mulia untuk mengabdi kepada masyarakat dan membangun desa. Di sisi lain, tak jarang KKN justru membawa dampak negatif dan meresahkan warga setempat.

Seperti yang sudah pernah terjadi, media sosial diramaikan dengan cerita KKN yang meresahkan warga. Di Lombok Utara, seorang mahasiswi KKN diusir karena konten media sosialnya yang dianggap menghina fisik warga desa. Di Sumatera Barat, mahasiswa KKN membuat video berisi opini negatif tentang desa tempat mereka ditempatkan, sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman dan kekecewaan bagi masyarakat.

Kasus-kasus tersebut bukanlah hal baru dan menunjukkan bahwa KKN yang meresahkan warga masih menjadi isu yang perlu mendapat perhatian serius.

Realitas KKN yang Meresahkan:

Dampak Negatif KKN yang Meresahkan:

Harapan dan Solusi:

Meskipun banyak realita pahit KKN yang meresahkan, masih ada harapan untuk memperbaiki program ini. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:

Penting untuk diingat bahwa KKN adalah program pengabdian masyarakat, bukan ajang untuk pamer diri atau mencari sensasi. Mahasiswa harus memiliki niat yang tulus untuk membantu dan belajar dari masyarakat. Dengan sikap dan perilaku yang sopan serta program yang relevan, KKN dapat menjadi pengalaman yang positif dan bermanfaat bagi semua pihak yang terlibat.

Sumber referensi: https://regional.kompas.com/read/2023/07/24/131251978/mahasiswi-kkn-diusir-oleh-warga-di-lombok-utara-gara-gara-konten-medsos

https://regional.kompas.com/read/2021/11/29/061655778/viral-video-mahasiswa-kkn-diusir-karena-menghina-desa-ini-cerita-sebenarnya?page=all

https://www.beritasatu.com/nusantara/1058796/detikdetik-mahasiswi-kkn-unram-diusir-warga-hingga-perlu-dikawal-aparat

https://www.instagram.com/p/C9tn76jPKq3

Exit mobile version