Indonesia memiliki berbagai genre lagu, salah satunya adalah music dangdut yang memiliki paling banyak penggemar. Pada beberapa video yang dibagikan dalam TikTok, banyak beredar video konser dangdut dengan tema pakian ‘Back To 80’. Tentu saja hal ini menarik perhatian banyak orang karena dianggap membawakan angin segar pada citra penggemar dangdut.
OM atau Orkes Melayu Lorenza merupakan grup music asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Berdiri pada tahun 2007, Budi Aeromax membawa OM Lorenza pada arah genre music dangdut koplo yang saat itu tengah popular. Melalui persaingan yang sangkat ketat waktu itu membuat mereka kesulitan untuk menonjol dari grup music dangdut koplo lainnya. Kemudian di tahun 2012 kepemimpinannya diambil oleh Murjiyanto, lalu mengarahkan grup music ini untuk fokus pada dangdut klasik. Hal ini dirasa tepat saat pandemi Covid-19, mereka merekam penampilan sederhana dan mengunggahnya dalam media sosial yang mendapatkan respon positif dari penonton.
Kemudian OM Lorenza yang sering mengunggah video-video penampilannya di akun Facebook, tak disangka membuat hal sederhana tersebut membuka jalannya untuk viral hingga mendapat perhatian dari banyak orang. Bukan sekedar para penggemar music dangdut lawas saja, tetapi anak muda yang tengah penasaran dengan music dangdut jadul ini. Kemudian kepopulerannya semakin menjadi-jadi saat video-video mereka diunggah ulang dan menjadi tren di media sosial, khususnya TikTok.
Ciri khas yang nampak membedakan OM Lorenza dengan grup dangdut lainnya adalah konsistensi dalam membawakan lagu era 70-an sampai 90-an, yang tetap mempertahankan nuansa dangdut murni. Gaya pakaian yang digunakannya pun menjadi daya tarik tersendiri seperti, celana cutbray, kemeja dan dasi, topi klasik, sepatu pantofel lawas, dan kacamata tebal. Outfit ini memang terlihat unik yang ditambah dengan penonton yang bergoyang dengan pakaian retro ala tahun 90-an.
Hal yang menjadi penguat dalam penampilannya yaitu lagu-lagu yang masih diingat oleh para pendengarnya, tak jarang OM Lorenza membawakan lagu-lagu andalan mereka. Antara lain adalah Tambal ban, Antara Dia Kau dan Aku, Singkong dan Keju, dan Terajana. Lagu-lagu tersebut membawa penonton kembali nostalgia pada music dangdut jadul, serta memberikan kesempatan pada OM Lorenza untuk berperan dalam upayanya memperkenalkan kekayaan music dangdut lawas pada generasi yang lebih muda.
Tren dangdut jadul yang dibawakan dan di hidupkan kembali oleh OM Lorenza mampu mengubah stigma negative masyarakat mengenai music dangdut. Musik dangdut umumnya identic dengan kericuhan atau ketidakaturan, namun dalam video-video tentang music dangdut jadul ini semua orang hadir untuk menikmati lagu, memakai pakaian ala tahun 80-an, dan bersenang-senang.
Dalam penampilan music dangdut jadul OM Lorenza memperlihatkan antusias para penikmat lagu yang tidak sibuk dengan gadget mereka. Tidak seperti dengan penampilan dangdut lainnya, disini mereka tampak asyik bernyanyi dan menikmati momen bersama-sama. Mereka tampak sederhana, penuh keceriaan dan kebahagiaan tanpa gerakan joget yang mengganggu penonton lain.
Sumber: Trend dangdut Om Lorenza kembali ke Tahun 80 an www.rri.co.id
OM Lorenza Hidupkan Kembali kejayaan Dangdut Klasik, Simak 4 Lagu Populer yang sering Dibawakan www.liputan6.com Mengenal OM Lorenza, Penyanyi Dangdut Jadul yang Membawa Nostalgia www.kompas.com

