Honda Prospect Motor (HPM) telah mengumumkan rencana peluncuran tiga model mobil hybrid di Indonesia pada tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Honda dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dan efisien bahan bakar, sejalan dengan tren global menuju elektrifikasi.
Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM, menyatakan bahwa ketiga model hybrid tersebut akan diperkenalkan secara bertahap sepanjang tahun 2025. Meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai model yang akan diluncurkan, siluet yang ditampilkan dalam presentasi Honda memberikan petunjuk mengenai identitas kendaraan tersebut. Salah satu siluet menyerupai Honda StepWGN e:HEV, sebuah MPV yang sebelumnya telah diperkenalkan pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024. Model lainnya diduga kuat adalah Honda HR-V e:HEV dan Honda Civic e:HEV, yang telah lebih dahulu meluncur di pasar internasional.
Honda StepWGN e:HEV adalah MPV dengan desain boxy yang menawarkan ruang kabin luas dan fitur-fitur canggih. Sementara itu, Honda HR-V e:HEV telah diluncurkan di Thailand dan terdaftar di laman Samsat DKI dengan dua kode berbeda, yakni RV58 CVT ZZ dan RV58 RS CVT ZZ. Di Thailand, HR-V e:HEV dijual mulai dari 979.000 baht (sekitar Rp 447 jutaan) hingga 1.179.000 baht (sekitar Rp 539 jutaan), dengan mesin DOHC i-VTEC 4-silinder 16 katup yang menghasilkan tenaga 131 HP dan torsi 253 Nm. Adapun Honda Civic e:HEV telah meluncur di beberapa negara, termasuk Australia dan Amerika Serikat, menggunakan mesin 2.000cc empat silinder dengan tambahan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 200 HP dan torsi 315 Nm.
Menariknya, dari tiga model hybrid yang akan diluncurkan, salah satunya akan diproduksi secara lokal di pabrik Honda yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Hal ini menunjukkan komitmen Honda dalam mendukung industri otomotif nasional dan kebijakan pemerintah terkait insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) sebesar 3% untuk mobil hybrid yang mulai berlaku tahun ini. Dengan memproduksi secara lokal, Honda berharap dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif bagi konsumen Indonesia.
Peluncuran tiga model hybrid ini juga diharapkan dapat mendorong adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. Dengan semakin banyaknya pilihan mobil hybrid, konsumen memiliki alternatif kendaraan yang tidak hanya efisien dalam konsumsi bahan bakar tetapi juga memiliki emisi yang lebih rendah. Langkah Honda ini sejalan dengan upaya global dalam mengurangi dampak negatif transportasi terhadap lingkungan dan mendukung tercapainya target pengurangan emisi gas rumah kaca.
Secara keseluruhan, rencana Honda untuk meluncurkan tiga mobil hybrid di Indonesia pada tahun 2025 mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan teknologi otomotif yang lebih bersih dan efisien. Dengan dukungan pemerintah dan antusiasme konsumen terhadap kendaraan ramah lingkungan, masa depan mobilitas di Indonesia menuju arah yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Sumber: Kompas.com

