Uncategorized

Gandeng Ibu-Ibu PKK dan Siswa SMK, Sosialisasi Bijak Bermedia Sosial Digelar di Bandongan

BANDONGAN — Di pertengahan tahun 2026, penggunaan internet di Indonesia semakin tinggi. Data menunjukkan anak dan remaja menghabiskan waktu hingga 8 jam per hari di dunia maya. Melihat hal tersebut, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Bijak Bermedia Sosial dan Menjaga Kesehatan Mental” di Kecamatan Bandongan. Kegiatan ini merupakan wujud pengamalan nilai-nilai Pancasila sekaligus tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila.

Kegiatan ini menyasar dua kelompok sekaligus, yaitu Ibu-Ibu PKK Desa Kebonagung sebagai pendamping di keluarga, dan Siswa-Siswi SMK Muhammadiyah Bandongan sebagai pengguna aktif media sosial. Sepanjang kegiatan, slogan “Think Before You Click, Care Before You Share” atau “Berpikir Dulu Sebelum Klik, Peduli Dulu Sebelum Bagikan” digunakan sebagai pengingat utama.
Sosialisasi pertama digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, di Balai Desa Kebonagung. Bekerja sama dengan Ibu-Ibu PKK Desa Kebonagung, kegiatan yang dipandu mahasiswa Ilmu Komunikasi UNIMMA ini fokus membahas peran orang tua dalam mendampingi anak di media sosial. Para ibu diberikan materi tentang digital parenting, cara mengenali tanda anak cemas atau stres karena media sosial, serta pentingnya membangun komunikasi terbuka dan tanpa menghakimi di rumah.

Selanjutnya, sosialisasi kedua bersama mitra utama dilaksanakan pada Jumat, 24 Juli 2026, di SMK Muhammadiyah Bandongan. Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas 10 dan 11 jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Sebagai generasi yang dekat dengan teknologi, para siswa diajak untuk mengevaluasi kebiasaan mereka sehari-hari. Mulai dari berapa lama waktu yang dihabiskan di depan layar, hingga dampak penggunaan gawai terhadap emosi dan kesehatan mental.

Dalam pemaparannya, tim mahasiswa menjelaskan bahwa media sosial memiliki dua sisi. Sisi positifnya, media sosial bisa jadi tempat belajar hal baru, mencari informasi, dan menyalurkan kreativitas. Namun di sisi lain, ruang digital juga bisa berdampak buruk pada kesehatan mental. Contohnya penyebaran hoaks, cyberbullying, body shaming, fenomena FOMO, hingga kebiasaan membandingkan diri dengan orang lain di media sosial yang bisa memicu stres dan depresi.

Fenomena komentar kasar yang sering dianggap lelucon juga dibahas. Contohnya seperti “Norak”, “Jelek banget”, atau “Gendutnya”. Peserta diingatkan bahwa perundungan seperti ini bisa berdampak serius pada mental korban, mulai dari cemas, kehilangan percaya diri, hingga menarik diri dari lingkungan sosial.

Untuk membentengi diri, para siswa diajarkan cara berpikir T.H.I.N.K sebelum mengunggah konten atau berkomentar: memastikan apakah postingan tersebut Benar (True), Bermanfaat (Helpful), Menginspirasi (Inspiring), Perlu (Necessary), dan Baik/Santun (Kind).
Selain materi, peserta juga diberikan langkah konkret jika menjadi korban cyberbullying. Yaitu: tidak membalas, menyimpan bukti berupa screenshot, memblokir akun pelaku, dan berani melapor ke orang tua, teman, atau Guru BK. Para siswa juga diajak untuk melakukan digital detox ringan, seperti mematikan HP 30 menit sebelum tidur. Tujuannya untuk menjaga kualitas tidur dan menjaga kesehatan mental.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Magelang berharap bisa memberi kontribusi nyata dari tugas mata kuliah Pendidikan Pancasila. Kolaborasi antara pemahaman etika digital dari siswa TKJ SMK Muhammadiyah Bandongan dan pendampingan penuh empati dari Ibu-Ibu PKK Desa Kebonagung diharapkan dapat menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman. Hal ini untuk mendukung tumbuh kembang mental remaja di wilayah Bandongan.

Related posts
Uncategorized

TIM MulaiDariJari berkolaborasi dengan Mafindo Magelang Raya Edukasi Pelajar dan Ibu-Ibu PKK Tentang Empati Digital

Magelang– Tim MulaiDariJari berkolaborasi dengan Mafindo Magelang Raya menyelenggarakan kegiatan…
Read more
Uncategorized

Tumpeng: Simbol Syukur dan Harmoni dalam Tradisi Nusantara

Dalam setiap perayaan penting di Indonesia entah itu selamatan, ulang tahun, hingga peringatan…
Read more
Sabda WargaUncategorized

Lebih dari Hiburan, Festival Budaya Temanggung Diharapkan Jadi Tradisi Berkelanjutan

Warga Temanggung menyambut dengan antusias beberapa festival budaya tahunan yang digelar di…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Daftarkan diri anda untuk menjadi member dan dapatkan pemberitahuan saat ada informasi terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *