MUNTILAN – Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Pucungrejo, Muntilan, dipadati oleh jemaah pada kegiatan Kajian Sabtu Pagi. Pada kesempatan kali ini, kajian menghadirkan narasumber Ustadz Seneng Widodo yang mengupas tuntas materi berjudul “Amalan Berpahala Istana di Surga”. Dalam kajiannya, Ustadz Seneng Widodo memaparkan berbagai amalan ringan namun memiliki keutamaan luar biasa, yaitu jaminan dibangunkan rumah atau istana di surga oleh Allah SWT berdasarkan petunjuk hadis-hadis sahih.
Adapun sepuluh amalan yang dapat mendatangkan balasan istana di surga tersebut meliputi:
Membangun Masjid dengan Ikhlas karena Allah SWT
Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Majah, barang siapa membangun masjid karena Allah, meski hanya sekecil tempat burung bertelur atau bahkan lebih kecil, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga. Amalan ini tidak menuntut seseorang mendanai seluruh bangunan secara mandiri, namun kontribusi sekecil apa pun seperti menyumbangkan bata, semen, atau dana secara ikhlas sudah cukup untuk meraih jaminan tersebut.
Membaca Surat Al-Ikhlas Sebanyak 10 Kali
Berdasarkan hadis riwayat Imam Ahmad, siapa yang membaca surat Al-Ikhlas (Qul huwallahu ahad) hingga selesai sebanyak 10 kali, Allah SWT akan membangunkan baginya sebuah istana di surga. Ini merupakan amalan yang sangat ringan dan hanya membutuhkan waktu singkat di sela-sela aktivitas harian.
Mengerjakan Shalat Dhuha 4 Rakaat dan Qobliyah Zuhur 4 Rakaat
Mengutip hadis riwayat Ath-Thabrani, umat Islam yang menunaikan shalat Dhuha 4 rakaat serta shalat sunnah sebelum Zuhur (qobliyah) 4 rakaat akan dibangunkan sebuah rumah di surga. Selain itu, orang yang rutin mengamalkannya juga akan dimudahkan segala urusannya oleh Allah SWT.
Menjaga Shalat Sunnah Rawatib 12 Rakaat Sehari Semalam
Sesuai riwayat Imam Muslim, amalan ini mencakup 2 rakaat sebelum Subuh, 4 rakaat sebelum Zuhur (dikerjakan dua rakaat, dua rakaat), 2 rakaat sesudah Zuhur, 2 rakaat sesudah Maghrib, dan 2 rakaat sesudah Isya.
Meninggalkan Perdebatan
Berdasarkan hadis riwayat Imam Abu Dawud, menahan diri dan memilih untuk meninggalkan perdebatan, meskipun berada di pihak yang benar, menjadi salah satu amalan mulia yang berbuah istana di surga.
Meninggalkan Dusta atau Kebohongan
Menjauhi perkataan dusta dalam kondisi apa pun, termasuk saat bergurau, merupakan sifat terpuji yang dijanjikan balasan rumah di surga (HR. Abu Dawud).
Berakhlak Mulia
Senantiasa memelihara dan melatih keluhuran akhlak serta budi pekerti yang baik dalam interaksi bermasyarakat sehari-hari (HR. Abu Dawud).
Mengucapkan Alhamdulillah dan Istirja’ Saat Diuji Wafatnya Anak
Sikap bersabar, bertawakal, serta memuji Allah dan mengucapkan kalimat istirja’ (Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un) ketika diuji meninggalnya anak.
Membaca Doa Masuk Pasar
Mengingat Allah SWT dan mengamalkan doa khusus saat memasuki area pasar atau pusat perbelanjaan.
Menutup Celah Kosong dalam Saf Shalat
Menjaga ketertiban dan kerapian ibadah berjemaah dengan segera menyempurnakan dan menutup celah yang masih renggang pada saf shalat.
Melalui rangkaian kajian ini, para audiens diharapkan dapat konsisten mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari guna meraih ridha dan rahmat Allah SWT di akhirat kelak.

