NewsPolitics

Belum Genap Sebulan Menjabat, Prabowo Bersihkan para Koruptor

Foto Presiden Prabowo Subianto oleh Sekretariat Negara

Presiden Prabowo Subianto beserta Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang baru saja dilantik pada 20 Oktober 2024. Belum genap satu bulan memimpin masyarakat di Indonesia, kabar mengejutkan datang melalui berbagai kasus korupsi yang terangkat dan dituntaskan oleh pemerintah baru ini. Yuk kita simak bersama!

Langkah awal yang menunjukan signifikan setelah masa pelantikannya terlihat dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Sebanyak kurang lebih 28 tersangka korupsi tertangkap dalam waktu 10 hari. Hal ini pastinya mendapatkan sorotan oleh masyarakat dan media yang melihatnya sebagai sebuah sinyal yang positif pada pemerintahan yang baru ini. Meskipun di sisi lain banyak masyarakat yang bersikap sebaliknya, namun langkah ini dianggap sebagai upaya ke arah yang lebih baik. Terdapat beberapa kasus korupsi yang terungkap, antara lain:

  1. Kasus Ronald Tannur

Berawal dari tiga hakim Pengadilan Negeri Surabaya yang memberikan vonis bebas pada Ronald Tannur yang melindas pacarnya. Kejaksaan Agung menagkap tiga hakim dan satu pengacara.

2. Korupsi Dana Desa

Penyalahgunaan dana tidak hanya dilakukan oleh pejabat tinggi saja, namun seorang Kepala Desa dan Sekretaris Desa di Talang Renah Kecamatan Air Besi Kabupaten Bengkulu pun melakukan korupsi dana desa. Tertangkap atas dugaan tindak korupsi dana desa senilai 780 juta rupiah.

3. Asset Pasific

Kejaksaan Agung menyita uang tunai dengan jumlah hamper satu triliun setelah melakukan pemeriksaan dan penggeledahan yang dilakukan di dua kantor PT. Asset Pasific. PT. Aset Pasific diduga melakukan kasus korupsi dengan Duta Palma Group.

4. Korupsi Impor Gula

Thomas Lembong ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi oleh Kejaksaan Agung. Kasus korupsi ini terkait dengan kebijakan impor gula yang dilakukan pada tahun 2015 dan merugikan negara sebanyak 400 milyar rupiah.

5. Korupsi Tol Padang – Pekanbaru

Kejaksaan Tinggi Sumatera menangkap 12 orang ASN yaitu ATR/BPN terkait kasus korupsi pengadaan lahan. Lahan tersebut  yang digunakan sebagai proyek pembangunan tol Padang hingga Pekanbaru dan kerugian negara sebanyak 27 milyar rupiah.

6. Korupsi Dana Hibah NPCI

Kevin Fabiona salah satu anggota DPRD di Solo ditangkap oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Dia ditangkap sebagai tersangka korupsi Dana hibah NPCI atau National Paralymic Commite Indonesia senilai 122 milyar rupiah.

7. Enam tersangka korupsi di PT. ANTAM Tbk Indonesia ditetapkan oleh Kejaksaan Agung. Para tersangka tersebut memproduksi logam mulia dengan merk LM Antam dengan cara illegal yang berjumlah 109 Ton emas.

Dilihat ketika awal menjabatnya Presiden Prabowo Subianto, telah memfokuskan pada komitmennya yang besar dalam pemberantasan kasus korupsi di Indonesia. Prabowo akan memberikan sistem pengawasan yang ketat dalam memberantas korupsi, seperti yang dikatakannya. Selain itu, beliau juga menegaskan akan menegakkan hukum dengan tegas. Prabowo telah menepati janjinya tentang pemberantasan korupsi di Indonesia, melalui 7 kasus korupsi terdapat 28 tersangka yang telah diamankan dengan total kerugian negara mencapai Rp. 3,1 triliun.

Related posts
News

Konser Denny Caknan di Lapangan Maron Temanggung: Semangat Warisan Rasa di Malam HUT ke-191

Konser Denny Caknan di Lapangan Maron, Temanggung, menjadi salah satu puncak perayaan Hari Jadi…
Read more
BusinessLifestylePolitics

Era Baru Purbaya: Thrifting Ilegal Diredam, Peluang Emas untuk Mode Lokal!

Fenomena thrifting atau jual beli pakaian bekas sempat menjadi tren yang sangat digemari di…
Read more
BusinessFenomenaNews

Drama Besar di DC Berbah: Ratusan Ribu Paket Nyangkut, Konsumen Mengeluh Kerugian dan Kekecewaan Meluas!

Keterlambatan pengiriman paket di Distribution Center (DC) Berbah, Sleman yang terjadi pada bulan…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Daftarkan diri anda untuk menjadi member dan dapatkan pemberitahuan saat ada informasi terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *