FilmPop Culture

Film A Business Proposal Mendapat Cancel Culture dari Penonton Indonesia!

Foto Film A Business Proposal yang mendapat boikot dari penonton Indonesia oleh Nyata

Film terbaru Indonesia berjudul A Business Proposal baru saja tayang di bioskop Indonesia. Film ini merupakan dapatasi dari drama korea yang memperoleh catatan sejarah tontonan paling laris pada tahun 2022. Film yang berawal dari serial webtoon ‘The Office Blind Date’ yang kemudian tayang di Netflix dan sukses masuk Top 10 global di berbagai negara.

Bukan hal mengangetkan jika Falcon Pictures akhirnya mengumumkan versi remakenya. Para penonton drama korea ini pastinya memiliki ekspektasi public melambung tinggi. Namun, sepertinya harapan tersebut tidak berjalan sesuai dan menyimpan kekecewaan yang cukup dalam.

Netizen dibuat naik pitam melalui pernyataan yang dilontarkan oleh Abidzar Al Ghifari selaku pemain yang berperan sebagai Kang Te Moo atau pemain utama laki-laki. Dalam ungkapannya pada sesi promosi, Ia mengaku tidak menonton versi asli drama korea tersebut dengan alasan ingin membangun karakternya sendiri. Hal ini dianggap bentuk ketidak seriusan bahkan kurangnya penghormatan pada sumber materi aslinya, mengingat film ini merupakan remake.

Tak hanya itu, dirinya menyebutkan dengan gamblang bahwa sebagain besar fans Korea fanatic dan rasis, dan dirinya mengaku tidak membutuhkan mereka sebagai penonton film yang dia bintangi. Pastinya respon tersebut memunculkan amarah dari para netizen dengan seruan boikot pada film tersebut.

Setelah pernyataannya ramai diperbincangkan di media sosial, Abidzar menuliskan permintaan maafnya pada unggahan Instgram miliknya. Ia menyampaikan permohonan maafnya untuk seluruh pihak yang telah tersakiti atas sikap, perbuatan, dan ucapan yang salah. Ia pun menambahkan ucapan terimakasihnya yang telah memberikan pelajaran yang sangat berharga untuk menjadi seseorang yang dewasa dan bijaksana.

Tak lama setelah itu pihak falcon Pictures merilis surat terbukanya saat menjelang penyangan film tersebut. Falcon Puctures menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan melalui sejumlah perkataan dan perbuatan yang dianggap tidak tepat dan memastikan segala tidakan tidak berdasarkan niat yang buruk.

Faktanya, pada hari pertama penayangan Film A Business Proposal Indonesia hanya mendapat sekitar 6894 penonton dari data situs pencatatan dan pelacakan penonto Cinepoint. Pada jumlah 1270 jadwal penayangan di hari pertama hanya mampu meraih 3,43% penonton saja. Diperkirakan film ini pun akan turun jauh pada sisa waktu mendatang, maka memperlihatkan sikap masyarakat untuk enggan atau melakukan cancel culture dengan memboikot film tersebut atas sikap actor yang kurang baik. Tak hanya berlaku di Korea Selatan, nampaknya cancel culture terhadap public figure dengan sikap yang kurang tepat pun mulai diberlakukan di Indonesia.

Sumber: Abidzar Minta Maaf, Tapi Netizen Tetap Boikot! www.radarkudus.jawapos.com

Dapat Hujatan, Abidzar Tetap Ajak Penggemar Nonton A Business Proposal www.grid.id

Falcon Pictures Rilis Surat Terbuka, Usai Film a Business Proposal Terancam Diboikot www.liputan6.com

Sehari tayang, A Business Proposal Indonesia Cuma dapat 6000an Penonton www.mediaindonesia.com

Related posts
FeatureLifestylePop Culture

Bukan Cuma Ikut Tren! Trik Ampuh Gen Z Pilih Makeup & Skincare yang Beneran Oke

Buat kamu para Gen Z! Tren skincare dan makeup emang lagi hype banget, tapi jangan hanya asal…
Read more
FenomenaLifestylePop Culture

Ketika Lari Jadi Tren: FOMO dalam Pelari Culture

Budaya lari kini tumbuh pesat di berbagai daerah. Komunitas bermunculan, event lari makin sering…
Read more
LifestyleNewsPop Culture

Bukan Sekadar Nonton, Tapi Fashion Show: Outfit Edgy dan Feminin BLINK Jakarta 2025

Konser BLACKPINK di Jakarta Oktober 2025 bukan cuma jadi ajang ngefans, tapi juga panggung fashion…
Read more
Newsletter
Become a Trendsetter

Daftarkan diri anda untuk menjadi member dan dapatkan pemberitahuan saat ada informasi terbaru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *